Toyota Masih Menjadi yang Terlaris Di Tahun 2016 Ini, Mampu Capai Penjualan 314.678 Unit

16 Desember 2016
Keputusan Toyota meluncurkan  produk-produk baru tampak sukses menjaga hegemoni di pasar roda empat di Indonesia.
Toyota sukses mencatatkan angka penjualan total sebanyak 315.678 unit sejak bulan Januari 2016 sampai dengan bulan Oktober 2016. Prestasi ini memang meningkat 18,8% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015 yang hanya menjual 264.847 unit.
Kenaikan penjualannya ini lantaran adanya respon positif konsumen terhadap produk baru yang diluncurkan, sehingga hingga kini masih menjaga laju pertumbuhan penjualan Toyota sepanjang 2016.
“Toyota berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan sehingga kami sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada pelanggan yang telah memberikan kepercayaannya terhadap produk, teknologi, dan servis yang kami hadirkan dalam semangat Let’s Go Beyond,” lanjut Henry.
Hasilnya, sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2016 ini, Toyota berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di Indonesia dengan market share 36,1 persen.
Bulan Oktober 2016 saja, Toyota tercatat sukses menjual 34.499 unit kendaraan atau tumbuh 19,5% dibanding penjualan Oktober tahun lalu yang 28.880 unit. Pertumbuhan penjualan Toyota di Indonesia didominasi oleh segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV).
Sama seperti tren pasar nasional secara keseluruhan, pertumbuhan penjualan Toyota didominasi segmen MPV dan SUV. Di segmen MPV, penjualan Toyota pada Januari hingga Oktober 2016 di pasar ritel mencapai 197.036 unit atau naik 34,9% dibandingkan periode yang sama pada 2015 sebesar 146.075 unit. Ini membuat pangsa pasar Toyota di segmen MPV naik dari 48,3% menjadi 55,3%.
Dominasi Toyota di MPV, dimulai dari entry MPV yaitu Calya, low MPV dengan adanya Avanza & Veloz, serta Sienta, medium MPV yaitu Kijang Innova, high MPV yaitu NAV1, dan luxury MPV yaitu Alphard. Mobil-mobil MPV yang menyumbang angka penjualan terbanyak diantaranya adalah Toyota Calya, Avanza, dan Kijang Innova.
Angka penjualan di segmen SUV Toyota juga banyak disumbangkan oleh Toyota Rush yang telah membukukan penjualan ritel 42.265 unit atau tumbuh 32,9 persen dari tahun sebelumnya sebesar 31.806 unit.
Toyota Fortuner juga berhasil menempatkan Toyota sebagai market leader di segmennya dengan akumulasi penjualan ritel Januari-Oktober 2016 sebanyak 21.745 unit atau meningkat 112,8% dibanding tahun sebelumnya.
Pencapaian ini berhasil menempatkan Fortuner sebagai market leader dengan pangsa pasar 44,9% dibanding pada 2015 sebesar 27,3%. Sementara untuk Toyota Rush angka penjualan relatif stabil yaitu 20.520 unit dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 21.586 unit.
Total penjualan Toyota dari segmen MPV dan SUV selama Januari sampai Oktober 2016 sebesar 197.036 unit. Pencapaian ini melebihi perolehan tahun lalu sebesar 146.075 unit. Meski mengalami pertumbuhan penjualan, namun Toyota mengaku pasar otomotif nasional belum pulih sepenuhnya kendati telah menunjukkan tren positif.
Pada kategori hatchback, Toyota berhasil mengakumulasi penjualan ritel Januari hingga Oktober 2016 sebanyak 58.246 unit, dan berhasil mencatatkan pangsa pasar dominan sebesar 34%.
Vice President Director Toyota Astra Motor, Henry Tanoto, mengatakan, “Pertumbuhan pasar otomotif nasional pada Januari-Oktober 2016 hanya naik 2,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.” Henry berharap sisa dua bulan terakhir tahun ini pasar otomotif nasional dapat terus meningkat.
Sumber : toyota.astra.co.id